UJI STABILITAS FORMULASI FACE TONER EKSTRAK DAUN PEGAGAN (Centella asiatica) DENGAN VARIASI KONSENTRASI GLISERIN

Penulis

  • Rumanis Afifah Universitas An Nuur Penulis
  • Gigih Kenanga Sari universitas An Nuur Penulis
  • Maulita Saraswati universitas An Nuur Penulis

Kata Kunci:

Centella Asiatica, toner, gliserin, stabilitas

Abstrak

Latar Belakang: Industri kosmetik terus berkembang seiring meningkatnya minat terhadap bahan-bahan alami. Daun pegagan (Centella Asiatica) mengandung senyawa bioaktif dengan efek antioksidan, antiinflamasi, dan perbaikan kulit, sehingga menjadikannya bahan potensial untuk penyegar wajah. Penyegar menyegarkan dan menyeimbangkan pH kulit, sementara gliserin berperan sebagai humektan untuk menjaga kelembapan, tetapi konsentrasinya memengaruhi stabilitas dan kenyamanan sediaan. Penelitian ini memformulasikan penyegar wajah ekstrak pegagan dengan berbagai konsentrasi gliserin dan mengevaluasi stabilitasnya melalui uji siklus (±4 °C dan ±40 °C, enam siklus). Uji ini penting untuk menilai kualitas fisik dan kimia produk sekaligus memenuhi persyaratan registrasi kosmetik. Tujuan: 1. Untuk menentukan senyawa yang terkandung dalam ekstrak daun pegagan (Centella Asiatica). 2. Untuk menentukan apakah ada pengaruh pada kualitas fisik dan stabilitas dalam variasi gliserin dalam formulasi penyegar wajah ekstrak daun pegagan (Centella Asiatica). 3. Untuk menentukan formulasi penyegar wajah yang memiliki stabilitas yang baik dengan variasi konsentrasi gliserin.. Metode: Daun pegagan (Centella asiatica) diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%. Ekstrak yang diperoleh dikenakan uji fitokimia dan uji KLT, diikuti oleh penyusunan formulasi sesuai dengan formulasi yang telah ditentukan. Uji siklus dilakukan selama 12 hari dengan 6 siklus, diikuti oleh pengujian kualitas fisik formulasi penyegar wajah. Results: Pegagan extract compounds contain alkaloids, flavonoids, and tannins. There were no significant differences between formulations 1, 2, and 3 with variations in humectants (glycerin). Formulation F2 showed the most optimal stability because both viscosity and pH were relatively stable during six storage cycles. Conclusion: Based on this study, it was found that face toner preparations containing gotu kola leaf extract (Centella Asiatica) at concentrations of 2%, 4%, and 6% had fairly good physical stability parameters.

Diterbitkan

2025-12-20

Cara Mengutip

UJI STABILITAS FORMULASI FACE TONER EKSTRAK DAUN PEGAGAN (Centella asiatica) DENGAN VARIASI KONSENTRASI GLISERIN. (2025). Joseph: Journal of Science and Pharmacy, 5(1), 41-51. https://joseph.ejournal.unan.ac.id/index.php/unan/article/view/62

Artikel Serupa

1-10 dari 11

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>