Analisis Zat Pengawet Boraks pada Cilok dan Pentol Bakso yang Dijual di Kabupaten Grobogan
Kata Kunci:
Boraks, Test Kits Boraks, Spektrofotometri uv-vsAbstrak
Latar Belakang: Peningkatan penggunaan boraks sebagai bahan pengawet yang tidak diizinkan dalam makanan seperti cilokdan pentol bakso yang dijual di Kabupaten Grobogan menimbulkan ancaman bagi kesehatan masyarakat. Tujuan: untuk menganalisis keberadaandan konsentrasi boraks dalam sampel cilok dan pentol bakso yang beredar diwilayah tersebut. Metode: Analisis kualitatif menggunakan kits uji boraks dan analisis kuantitatif menggunakan spektrofotometri uv-vis untuk mengukur kadar boraks dalam sampel. Sampel dikumpulkan dari berbagai pedagang kaki lima, disiapkan, dan kemudian dianalisis di laboratorium. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa boraks terdeteksi dalam satu sampel cilok dengan konsentrasi tertinggimencapai 112,22μg/kg. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa pedagang makanan masih menambahkan boraks ke produk mereka. Oleh karena itu, pengawasan lebih lanjut dan peningkatan kesadaran mengenai risiko penggunaan boraksdalam makanan diperlukan.

