ANALISIS NATRIUM SIKLAMAT PADA TEH JUMBO DI KABUPATEN GROBOGAN DENGAN METODE KUALITATIF DAN KUANTITATIF
Kata Kunci:
Natrium Siklamat, Teh Jumbo, Spektrofotometri UV-Vis, Kualitatif , KuantitatifAbstrak
Latar Belakang: Minuman teh jumbo merupakan minuman yang populer karena praktis dan harganya terjangkau. Namun, produsen sering menambahkan natrium siklamat, pemanis buatan yang memiliki tingkat kemanisan 30 kali lipat dari sukrosa dan dikenal berharga murah, untuk menekan biaya produks. Penggunaan natrium siklamat yang berlebihan dapat menimbulkan masalah kesehatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberadaan dan kadar natrium siklamat pada minuman teh jumbo yang beredar di Kabupaten Grobogan. Metode: Penelitian ini menggunakan 10 sampel teh jumbo yang diambil dari 5 kecamatan di Kabupaten Grobogan dengan metode purposive sampling, yaitu sampel yang memiliki rasa manis berlebihan. Analisis dilakukan secara kualitatif dengan metode pengendapan dan secara kuantitatif menggunakan metode Spektrofotometri UV-Vis. Hasil: Dari 10 sampel yang diuji, hasil uji kualitatif menunjukkan 3 sampel positif mengandung natrium siklamat (sampel C2, E1, dan E2) yang ditandai dengan terbentuknya endapan putih. Hasil uji kuantitatif pada ketiga sampel positif menunjukkan kadar natrium siklamat sebagai berikut: sampel C2 sebesar 0,08104 g/kg, sampel E1 sebesar 0,04693 g/kg, dan sampel E2 sebesar 0,06242 g/kg. Kesimpulan: : Terdapat 3 dari 10 sampel teh jumbo di Kabupaten Grobogan yang positif mengandung natrium siklamat. Namun, kadar natrium siklamat yang ditemukan pada ketiga sampel tersebut masih di bawah batas maksimum yang diizinkan oleh BPOM (3 g/kg).

